Entri Populer

Jumat, 06 Mei 2011

Puisiku : Ulat Gemuk Berbulu Tutul

Ulat gemuk berbulu tutul..
Di kesunyian mencoba tersenyum,
sendirian dibawah mendung
langit merenung..

Ulat gemuk berbulu tutul,
di ujung dahan kering rapuh..
Melamun menyendiri ,
bersedih hati..

Ulat gemuk berbulu tutul,
ditinggalkan semakin jauh,
kawan kawan mencemooh,
bodoh..

Ulat gemuk berbulu tutul,
tersenyum kecut..
Diantara tanah tanah yang gersang,
terbakar amarah dendam bersarang..

Ulat gemuk berbulu tutul..
Berharap datang cahaya,
membuang cerita
Hilangkan gulita..

Ulat gemuk berbulu tutul..
Tak mampu mengubah rindu..
Tentang sebuah kisah,
tanpa amarah..

Ulat gemuk berbulu tutul..
Semakin kurus menciut,
ia lemah tak berdaya..
Termakan kebencian..

Takan seperti kawan yang lalu,
menjadi indah, kupu-kupu..
Ia kurus, tak terurus..
Pucat pasi,
seperti mati..

Tak mungkin ada bahagia..
Hanya derita..
Semua dendam dan penyesalan yang membara..
Menggelora, menghantui jiwa..
Sang ulat gemuk berbulu tutul, yang tak lagi gemuk dan bertutul..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar